User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kebahagiaan serta keselamatan buah hati adalah prioritas kita dalam kehidupan. Dengan tagline “beyond your imagination”, produk lokal Infinity CCTV berusaha mengerti kebutuhan konsumen untuk melindungi anak-anak tercinta dengan produk CCTV teknologi terbaru.

Apalagi, saat ini isu-isu mengenai kriminalitas terhadap anak terus mencuat. Hal ini tentu saja merisaukan banyak kalangan, khususnya orang tua yang memiliki buah hati yang masih kecil, sehingga rentan terhadap tindakan kriminalitas. Sebut saja penculikan terhadap anak, tindakan pemukulan anak yang dilakukan oleh pengasuh anak, dan sebagainya.

Saat ini Infinity, mengklaim menguasai pangsa pasar CCTV di Indonesia sekitar 10%. Segmen pasarnya adalah residensial dan komersial, seperti perkantoran dan area parkir.

“Target pasar kami adalah kota-kota besar yang memiliki area perumahan dan perkantoran yang menginginkan fasilitas kemanan memadai. Contoh, Jakarta, Surabaya, dan Medan,” jelas Nicko Christian, Presiden Direktur Infinity. Maklum, berdasarkan survei Badan Pusat Statistik, kota-kita ini memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Namun, tidak tertutup kemungkinan kota-kota lain segera dijajaki.

Nicko mengatakan, Infinity merupakan brand lokal. Meskipun belum 100% menggunakan manufaktur lokal, tetapi semua proses perakitan dilakukan di Indonesia. “Selain aktif menggarap pasar Indonesia, kami juga akan ekspansi ke luar negeri. Pada kuartal akhir tahun 2017, kami berencana go Asia,” ucap Nicko.

Harga produk-produk CCTV Infinity, dalam satu paket dibanderol Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Selain itu, ada garansi selama tiga tahun. Garansi ini, tidak hanya untuk jasa saja, tetapi juga penggantian suku cadang.

Dijelaskan Nicko, terobosan terbaru Infinity adalah menghadirkan produk dengan teknologi terbaru, yaitu 4 in 1 dan 5 in I DVR (pentabrid). Kamera terbaru yang diluncurkan tersebut, disebut 4 in 1 camera, karena dapat digunakan untuk berbagai jenis protokol, sehingga apa pun merek perekam saat ini, ketika dicolokkan ke kamera Infinity, secara otomatis terkoneksi dan menghasilkan gambar berkualitas High Definition (HD) di layar monitor.

Selain itu, perangkat ini diklaim Nicko kompatibel bila digunakan dengan perangkat CCTV merek lain yang menggunakan protokol teknologi yang berbeda (CVBS, TVI, CVI, AHD, dan IP).

Di Indonesia, Infinity CCTV didistribusikan oleh PT Pasifik Teknologi Nusantara yang berpengalaman lama di di segmen video surveillence system.

sumber : www.swa.co.id

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Strategi baru untuk menguasai pasar domestik dan Asia paling pas diterapkan pada tahun depan. Salah satu yang bakal dilakukan adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat perakitan produk. "Selain menghemat biaya, penyerapan tenaga kerja lokal bisa besar," kata Presiden Direktur PT Pasifik Teknologi Indonesia Nicko Christian pada Jumat (2/6/2017).

Selain itu, penempatan pusat industri di Indonesia memberi peluang penggunaan produk-produk lokal. "Penggunaan produk lokal juga besar," imbuh Nicko yang dalam kesempatan itu meluncurkan produk terkini Infinity CCTV antara lain seri I-452 dan I-473.

Lebih lanjut kata Nicko, untuk penguasaan pasar dalam negeri, pihaknya mematok target 10 persen dari total pasar CCTV nasional. Menurut data dari  Asosiasi Industri Sistem Keamanan Indonesia (Aiskindo), setiap tahunnya, pasar CCTV di Indonesia bisa menyentuh angka Rp 2 triliun.

Mengenai kota-kota yang prospektif menyerap produk CCTV, General Manager Sales PT Pasifik Teknologi Indonesia Sutanto mengatakan, selain Jakarta, ada Surabaya dan Medan. "Kota-kota itu menunjukkan pertumbuhan yang berbanding lurus dengan kesadaran masyarakatnya akan kebutuhan keamanan," tuturnya.

Selain ketiga kota di atas, Makassar adalah kota yang juga bertumbuh untuk bisnis CCTV. Sementara, untuk penguasaan pasar nasional, PT Pasifik Teknologi Indonesia bakal memperluas jaringan tambahan pada 15 kota.

Sumber : www.kompas.com

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

Jakarta - Produsen kamera pintar (CCTV) yang mengusung brand lokal, Infinity, mengklaim menguasai market share CCTV di Indonesia sekitar 10 persen. Produk-produk CCTV Infinity, tidak hanya digunakan di segmen hunian (residence), tetapi juga digunakan untuk segmen komersial, seperti perkantoran dan juga area parkir.

"Infinity merupakan brand lokal. Meskipun belum 100 persen menggunakan manufaktur lokal, tetapi semua proses perakitan kami lakukan di Indonesia. Saat ini kami memiliki market share sekitar 10 persen. Untuk saat ini, kami juga fokus menjajaki pasar Indonesia, tetapi kuartal IV tahun ini, kami rencana untuk Go Asia," kata President Direktur Infinity, Nicko Christian, di Jakarta, Jumat, (2/6).

Menurut Nicko, produk-produk CCTV Infinity, dalam satu paket dibanderol Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Selain itu, lanjut dia, Infinity juga berani memberikan garansi selama tiga tahun. "Garansi ini, tidak hanya untuk jasa saja, tetapi juga termasuk penggantian suku cadang," jelasnya.

Lebih lanjut, Nicko menuturkan, target pasar Infinity adalah kota-kota besar yang memiliki area residence dan perkantoran yang menginginkan fasilitas kemanan yang memadai. Tiga kota besar yang menjadi sebaran produk-produk Infinity adalah Jakarta, Surabaya, dan Medan.

"Menurut survei Badan Pusat Statistik, kota-kita ini memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Makanya, kami sasar wilayah-wilayah di atas, untuk area pemasaran. Tidak hanya itu, kami juga menyasar kota-kota lain yang membutuhkan produk kami," ujar Nicko.

Teranyar, Infinity menghadirkan produk dengan teknologi terbaru, yaitu 4 in 1 dan 5 in I DVR (pentabrid). Kamera terbaru yang diluncurkan tersebut, disebut 4 in 1 camera, karena dapat digunakan untuk berbagai jenis protokol, sehingga apa pun merek perekam saat ini, ketika dicolokkan ke kamera Infinity, secara otomatis terkoneksi dan menghasilkan gambar berkualitas High Definition (HD) di layar monitor.

Selain itu, perangkat ini juga diklaim sangat kompatibel bila digunakan dengan perangkat CCTV merek lain yang menggunakan protokol teknologi yang berbeda (CVBS, TVI, CVI, AHD, dan IP).

Di Indonesia, Infinity CCTV didistribusikan oleh PT Pasifik Teknologi Nusantara yang sudah sangat berpengalaman di di segmen video survellence system.

 

 

Sumber : www.beritasatu.com

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Hikvision baru saja meluncurkan CCTV seri Turbo HD 4.0 yang dibekali banyak fitur. Kemampuannya dalam beroperasi di kondisi gelap sudah ditingkatkan. Selain itu, gambar jernih beresolusi 8MP juga mampu dihadirkan dengan sambungan kabel coaxial. Produk ini mulai tersedia pada kuartal ke 3 2017.

Tipe pertama yang akan muncul adalah CCTV jenis box dan varifocal bullet 8MP, serta DVR dengan output 4K UHD HDMI. Kamera ini memiliki resolusi gambar paling tinggi di pasaran namun dengan sistem analog. Model ini sudah didukung dengan teknologi Power over Coax 2.0 (PoC) yang berfungsi mentransmisikan daya listrik sekaligus video UHD di kabel yang sama.

Varian Turbo HD 4.0 tak hanya dilengkapi teknologi kompresi video H.265, namun Hikvision menambahkannya menjadi H.265+. Teknologi ini mampu mereduksi bandwidth sebesar 75% dibandingkan H.264 dan menghemat penyimpanan data hingga separuhnya. Keunggulan ini tentunya akan mempermudah pengguna untuk masalah penyimpanan.

Fitur lain yang terdapat di Turbo HD 4.0 adalah teknologi Darkfighter. Dengan teknologi ini, kamera tetap menghasilkan gambar tajam dan berwarna di saat cahaya hanya berkisar 0,001 lux. Model pertama yang dilengkapi teknologi Darkfighter adalah seri D9T 1080p.

 

Sumber : www.indosecuritysystem.com

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menganggap sistem kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) di Makassar, Sulawesi Selatan sebagai sistem keamanan digital yang komprehensif.

“Saya sudah keliling ke seluruh kota besar se-Indonesia, Makassar salah satunya yang memiliki sistem keamanan yang baik melalui pemasangan CCTV di gedung-gedung,” kata Tito usai meresmikan Command Centre di Polrestabes Makassar, Rabu (12/4/2017).

Makassar juga telah memiliki Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mewajibkan bangunan-bangunan yang nantinya difungsikan untuk ruang publik, seperti mall dan hotel untuk memasang CCTV privat yang dapat dikoneksikan dengan ruang kontrol yang disebut War Room milik Pemerintah Kota Makassar.

War Room menampilkan tayangan real time ratusan CCTV yang telah ditempatkan di titik-titik strategis untuk memantau situasi dan kegiatan masyarakat, sehingga tidak ada lagi tempat bersembunyi bagi pelaku kejahatan dan pelanggar hukum.

“Saat ini sudah terpasang 300 titik CCTV di Makassar dan rencananya akan dikembangkan sampai 3.000 titik. Semoga sistem CCTV dapat membawa ketenteraman bagi warga Makassar,” tutur Kapolri.

Sementara itu Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto atau lebih akrab disapa Danny ini menjelaskan sistem pemasangan CCTV  juga digunakan untuk memantau dan mengatur jika nantinya ada kegiatan-kegiatan penting seperti lebaran dan tahun baru atau hal-hal penting lainnya. Insiden- insiden kecil yang terpantau melalui titik-titik CCTV yang tersebar di Kota Makassar.

“Sistem ini memang digagas untuk menciptakan rasa aman bagi warga kota sehingga masyarakat kita merasa terlindungi," tutur Danny. 

 

Sumber : nasional.sindonews.com

Office Hours

Senin - Jumat 

08.30 - 17.30

 

 
 

Ada Pertanyaan?

OUR OFFICE :

Jalan Mangga Dua Raya No.21 - Jakarta Barat 14430

CALL 021-690 5333

 

 

       

 

 

 

© 2015 PT Pasifik Teknologi Indonesia. All Rights Reserved.